5 Cara Menghindari Konten yang Tidak Akan Dibaca Oleh Siapapun

Apa yang paling Anda inginkan ketika telah berhasil membuat sebuah konten artikel? Hampir pasti akan menjawab dengan kompak, biar dibaca oleh banyak orang.

Kapan pun Anda menulis konten, entah itu untuk website Anda sendiri atau menulis untuk website orang lain, Anda ingin menghasilkan konten berkualitas dan terbaik yang Anda bisa.

Bagaimanapun, konten yang bagus akan pudar dan bahkan menjadi tidak jelas jika itu bukan asli dari ide Anda atau bukan tulisan Anda.

Misalnya, Anda bisa menulis artikel panduan mengenai buku yang bagus untuk PPC. Namun bila ada seratus panduan hebat lain dan seribu yang biasa-biasa saja, bagaimana Anda akan mendapatkan pembaca setia?

Berikut ini ada 5 cara untuk menghindarkan Anda dari konten yang benar-benar tidak akan dibaca oleh pengunjung situs Anda:

1. Penelitian Materi yang Kompetitif

Memang, cukup sulit untuk menemukan topik yang belum dibahas secara gamblang. Terutama konten yang masuk dalam kategori pemasaran (marketing).

Meski begitu, bukan berarti tidak ada ide konten sama sekali. Salah satu triknya adalah lakukan penelitian terhadap konten-konten terdahulu namun isinya masih terlalu ringan atau sudah kudet. Ini akan jadi peluang sempurna untuk Anda dalam membuat konten yang bakal menarik pembaca.

Atau Anda bisa membuat artikel mengenai panduan sesuatu namun tidak banyak kompetisinya (menggunakan keyword planner). Ini bisa Anda jadikan rujukan untuk mendapatkan daya tarik pembaca dengan menggunakan sudut pandang yang lain.

2. Usulan Tema atau Topik Konten

Setiap tema atau topik dalam suatu artikel akan hadir setelah Anda mencarinya terlebih dahulu.

Salah satunya adalah dengan mencari melalui search engine.

Jika ada yang melakukan pencarian, tidak peduli seberapa bagus artikel yang telah Anda buat, maka tidak akan ada yang menemukan tulisan Anda.

Cobalah mencari ide konten dimana orang-orang banyak bertanya. Anda bisa melakukan penelitian melalui berbagai grup, baik di milis maupun social media.

Intinya, Anda harus berani untuk menjawab setiap pertanyaan dari orang-orang dan memberikan jawaban yang benar-benar berkualitas tinggi pada mereka.

Apabila Anda melakukan search di Google dan menemukan artikel di halaman paling atas, coba cek kembali artikel tersebut. Jika ada yang kurang, maka Anda bisa menambahkannya dengan sedikit sentuhan.

3. Kualitas Artikel dan Jumlah Kata

Peringkat pertama Google biasanya berasal dari artikel yang berkualitas (meskipun tidak selamanya demikian). Ini tak lepas dari mereka (Google) yang selalu update dalam algoritma dalam hal menganalisa dan menafsirkan kualitas artikel secara online. Yang mana konten terlalu pendek dan biasa-biasa saja akan menjauh dari halaman pertama pencarian Google.

Luangkan waktu dan usaha untuk menciptakan artikel yang benar-benar berkualitas. Diantaranya dengan mencari sumber pilihan, melakukan penelitian, menganalisa data, dan membuat semuanya menjadi signifikan.

Jangan khawatir terlebih dahulu mengenai jumlah kata dan kepadatan keyword. Bila materi Anda benar-benar sangat bagus, maka secara otomatis jumlah kata yang akan Anda tulis juga banyak.

4. Jumlah Postingan

Jika pada waktu sebelumnya, salah satu syarat untuk mendatangkan pembaca dalam sebuah web adalah banyaknya artikel yang ada, hingga ratusan atau ribuan artikel pada setiap kata kunci.

Namun, Google sepertinya akan atau telah menghentikan teknik ini dan sekarang mereka lebih menyukai artikel yang sangat berkelas.

Blog atau sebuah situs yang telah memiliki nama besar, mungkin hanya akan menerbitkan artikela satu atau dua kali dalam seminggu. Namun, artikel yang mereka publish selalu mendapatkan tempat khusus bagi pembaca.

5. Promosi dan Share Konten

Mungkin Anda juga pernah membuat artikel yang tampaknya biasa-biasa saja. Namun pembaca artikel tersebut lumayan banyak. Hal ini dikarenakan setiap update artikel secara otomatis akan terupdate juga di laman media sosial Anda.

Cara lain untuk mendapatkan banyak pembaca dalam setiap artikel Anda adalah dengan berbayar (iklan), Anda bisa melakukannya melalui Facebook Ads atau Google Adwords.

Sudah siap untuk membuat konten yang berkualitas?

Leave a Reply