7 Elemen Belajar Copywriting untuk Mendorong Penjualan

Belajar copywriting sebenarnya gampang-gampang susah. Di sini dibahas tentang 7 aspek dasar yang sangat penting untuk mengasah kemampuan copywriting Anda.

Tidak ada orang di dunia ini yang terlahir dengan langsung memiliki keahlian copywriting yang baik dan menjual.

Copywriting merupakan keterampilan yang dapat dipelajari oleh siapa saja, termasuk Anda yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal istilah ini.

Jadi jika Anda baru memulai bisnis dan bingung bagaimana cara memulai membuat tulisan promosi yang baik, maka yang perlu Anda lakukan pertama adalah mengetahui elemen-elemen dasar dalam belajar copywriting untuk meningkatkan penjualan.

Sebelum melangkah lebih dalam, kami akan coba jelaskan perbedaan antara copywriting dan content writing. Apakah keduanya sama? Hampir, tapi tidak sama.

Copywriting vs Content Writing

Baik itu copywriting maupun content writing, keduanya digunakan sebagai cara menghubungkan audiens Anda secara online. Akan tetapi, keduanya memiliki tujuan atau goal yang berbeda.

Copywriting adalah menulis iklan atau tulisan marketing yang dimaksudkan untuk mendorong penjualan (sales) atau mendorong tindakan tertentu.

Biasanya copywriting akan diterapkan pada email marketing, landing pages, sales letter atau sales page, dan iklan (Social Media ads maupun Google AdWords).

Sementara content writing adalah menulis konten yang dimaksudkan untuk menghibur, mendidik, atau memberi informasi kepada audiens secara online. Content writing biasanya diterapkan pada blog, eBook, white paper, atau halaman website.

Kedua jenis dari kemampuan menulis tersebut melibatkan keterampilan dan teknik yang berbeda.

Meskipun mungkin bisa menjadi hebat keduanya, copywriter yang baik tidak selalu bisa menjadi content writer yang baik, pun demikian sebaliknya.

Yang paling tepat adalah menambahkan aspek copywriting dalam konten blog akan membantu artikel lebih menonjol, menarik dibaca, dan dapat dikonversikan.

Belajar Copywriting Mulai Dari Nol

Walaupun Anda memiliki sebuah produk atau jasa, itu bukanlah bisnis jika belum ada orang yang membeli produk atau jasa Anda. Lalu bagaimana caranya agar orang melakukannya?

Sampaikan kepada mereka tentang sebuah cerita, dengan penggunaan kata-kata yang membangkitkan emosional. Ceritakan semua itu dalam sales copy Anda.

Kata-kata memiliki kekuatan untuk mengubah ide Anda menjadi bisnis yang sukses.

Jika dipublish dalam waktu dan format yang tepat, maka hal itu tidak menampik kemungkinan akan mendongkrak penjualan produk atau jasa Anda.

7 Elemen Copywriting untuk Mendorong Penjualan Produk atau Jasa Anda

#1. Tahu dengan sempurna tentang produk yang Anda jual

WAJIB. Product knowledge harus Anda miliki.

Ray Edwards, seorang praktisi copywriting mengatakan bahwa Anda harus menguasai dan mengetahui secara pasti tentang produk yang Anda jual, mulai dari;

  • Siapa yang membutuhkan produk Anda
  • Solusi yang diberikan dalam produk Anda
  • Produk
  • Manfaat bagi audiens Anda

Ketika Anda bisa menyampaikan dengan sempurna tentang apa produk yang Anda jual, untuk siapa, solusi yang ditawarkan dari produk Anda, serta apa saja manfaat untuk audiens Anda, maka dapat dengan mudah Anda akan menulis copywritingnya.

Untuk lebih mengasah kemampuan belajar copywriting Anda, teruslah merujuk pada ide-ide besar dari Anda.

#2. Belajar copywriting gratis dengan mengenali target market Anda

Ketika Anda tahu siapa target market Anda mulai dari bagaimana cara mereka berpikir, apa yang mereka butuhkan, hingga apa yang mereka sukai, itu akan membuat Anda lebih mudah dalam membuat copywriting.

Mungkin bisa disamakan dengan ketika Anda berbicara panjang lebar dengan seorang teman akrab Anda.

Teman selalu memiliki kepentingan terbaik dalam pikiran mereka. Sementara Anda pun sudah tahu dengan apa yang tengah mereka rasakan.

Sebagai teman terpercaya, Anda harusnya memberikan jawaban yang terbaik dari setiap masalah mereka.

Ketika Anda menulis dari sudut pandang tersebut, pesan yang Anda sampaikan melalui copywriting tersebut akan terlihat lebih jujur dan persuasif.

#3. HEADLINE yang menarik adalah kuncinya

Apalagi yang bisa membantu kesuksesan sebuah copywriting dalam setiap promosi? HEADLINE.

Ya, headline atau judul yang benar-benar menarik akan membuat audiens Anda semakin tertarik lebih dalam tentang produk Anda.

Dalam membuat headline yang menarik dan efektif, pada umumnya akan melihat beberapa aspek berikut ini;

  • Beri Janji
  • Curiosity (rasa ingin tahu)
  • Daya tarik dari niche Anda
  • Proposisi
  • Authority
  • Informasikan benefit

Baca Juga: 6 Cara Mempengaruhi Audience di Sosial Media

#4. Gunakan bullet point

Kenapa perlu menggunakan bullet point? Ini tak lain dimaksudkan agar Copywriting Anda mudah dibaca dan dipahami oleh audiens.

Poin-poin tersebut bertujuan agar copywriting Anda lebih menarik dilihat, dibaca, dan tentu saja agar mudah dimengerti. Lebih mudahnya seperti ini,

“Jika Anda tidak mendapatkan apapun dari artikel ini, setidaknya saya telah memberi Anda informasi terbaik di sini”

Kebanyakan orang (tidak semuanya), tidak akan membaca keseluruhan content yang Anda buat. Mereka akan mencari tahu terlebih dahulu tentang deskripsi singkat tentang sebuah produk atau jasa yang ditawarkan.

Pada umumnya, audiens hanya akan membaca headline, sub heading (sub judul), dan poin-poin saja.

Pada poin-poin tersebut, karena ruangannya yang sedikit tampak longgar, sehingga lebih mudah untuk dibaca.

Berikan sekilas tentang manfaat dan kenapa audiens harus beli produk Anda pada poin tersebut.

#5. Batasi akses audiens Anda

Ketika menulis kalimat promosi baik di email, social media, atau bahkan blog,  arahkan audiens untuk bertindak (action). Caranya adalah dengan membatasi apa saja yang disampaikan.

Kemudian arahkan audiens untuk melakukan tindakan yang sudah Anda arahkan ke halaman lain.

Misalnya, Baca Selengkapnya yang kemudian di arahkan ke landing page.

Akan tetapi, hindari link atau tautan yang mengarah ke social media Anda, kecuali jika Anda memang tengah melakukan branding.

Dan di landing atau sales page tersebut, hanya ada satu tombol tindakan, yaitu untuk menerima penawaran Anda.

Berbeda jika di halaman blog, karena lebih banyak area yang bisa di klik. Untuk menarik perhatian audiens melakukan tindakan, berilah tombol CTA (Call to Action) atau disematkan pada gambar.

#6. Jaminan Uang Kembali

Jika ini tidak disematkan, maka sama halnya Anda telah menghilangkan sebagian besar keberatan mereka.

Orang ingin dijamin bahwa mereka telah membuat keputusan yang baik (dengan membeli produk Anda). Jaminan inilah yang akan membuat audiens Anda tahu bahwa Anda memang benar-benar menjual produk yang berkualitas sehingga Anda berani memberi jaminan uang kembali.

Tapi tentu, berikan syarat dan ketentuan berlaku agar tidak semua orang ingin refund karena tidak cocok, padahal produk sudah mereka gunakan dalam waktu yang lama.

Contohnya syarat dan ketentuan yang bisa Anda terapkan adalah waktu jaminan uang kembali yang dibatas. Misalnya,

‘Download ebook tentang SEO ini, pelajari ebooknya, lalu praktekan secara menyeluruh. Jika dalam 90 hari tidak ada pengaruh yang signifikan, maka kami akan berikan jaminan uang Anda kembali 100%”

#7. Berikan sedikit fear dan juga keuntungan lebih

Hindari asumsi bahwa audiens yang membeli produk Anda hanya karena Anda telah menetapkan penawaran, manfaat, dan jaminan yang Anda berikan. Tapi buatlah produk Anda lebih value dengan memberi kalimat fear atau keuntungan yang akan segera terjadi bila mereka beli produk Anda.

Maksudnya adalah setelah Anda menyusun produk, memberikan manfaat yang dapat mengubah kehidupan, juga berikan sesuatu yang lain tentang apa yang mereka dapat setelah membeli produk dari Anda.

Contoh dari kalimat penutup yang dapat mendongkrak penjualan produk Anda antara lain;

  • Buat keputusan sekarang untuk mendapat hasil yang berbeda
  • Saya menunggu keputusan Anda dan lihat apa yang akan terjadi setelahnya
  • Saatnya mengambil keputusan, apa yang akan Anda lakukan?
  • Jika Anda tetap sama dan tidak ada perubahan, lihat apa yang akan terjadi pada Anda setahun mulai dari sekarang?

Belajar Copywriting Gratis dan Siap Anda Praktekan

Sekarang Anda telah mengetahui aspek apa saja yang penting dilakukan dalam membuat copywriting yang dahsyat untuk meningkatkan penjualan. Belajar copywriting gratis di artikel ini adalah mengajak Anda untuk segera praktek langsung.

Tarik perhatian audiens dengan berita utama yang memicu rasa ingin tahu, menggunakan poin-poin, batasi akses, berikan jaminan yang kuat, serta beri tambahan motivasi pada audiens setelah mereka membeli produk Anda.

Apakah artikel 7 elemen belajar copywriting ini bermanfaat untuk Anda? Jangan lupa untuk beri komentar pada kolom di bawah dan share agar lebih banyak orang yang tahu dan MUDAH membuat copywriting yang dahsyat.

Leave a Reply